Saat Pembalut itu Pecah…

Ketika kupandang sekilas, ternyata memang tampak pembalutnya sudah pecah. Di balik pembalut yang pecah tersebut kalau dilihat akan tampak helaian panjang dan ikal yang rapat. Wah timbul keraguan untuk menikmatinya… Tadinya terbayang rasa gurih dan asin kalau sebenarnya langsung dinikmati…

Sebenarnya untuk menyantapnya mestinya perlu ada perlakuan awal dulu biar lebih nikmat. Dengan kenyataan bahwa pembalut yang ada sudah pecah maka nafsu untuk menikmatinya sudah menjadi jauh berkurang….

Tulisan pengantar di atas mungkin dapat disalahtafsirkan menjadi sesuatu yang berkonotasi jorok. Tetapi hal ini sebenarnya saya jumpai dalam bungkus produk mi instan yang beredar di negara jiran di Malaysia. Untuk diketahui semua produk yang ada di pasar diatur harus mencantumkan informasi komposisi, simbol halal, cara pembuatan, data produsen, dan informasi lainnya. Termasuk di dalamnya adalah informasi tentang aduan kerusakan produk dan tanggal kedaluwarsa. Pada kemasan produk mi instan merk Mie XXXXX ini juga terkandung informasi tersebut. Mengingat produk dipasarkan di negeri dengan penduduk multi etnis, maka tulisan dibuat dengan bahasa Melayu, Cina dan Inggris. Hal yang menarik adalah tulisan dalam bahasa Melayu yang beberapa istilahnya dapat memiliki arti yang berbeda jika dibaca oleh orang Indonesia. [Read more →]

Hindari Ketupat dari Plastik

Di tempat tinggal saya, baik di Banyumas maupun di Yogyakarta sekarang, banyak dijumpai ketupat. Ketupat sudah menjadi makanan khas di tanah air. Ketupat biasa dihidangkan sebagai pengganti nasi pada makanan soto, pecel atau makanan lainnya. Ketupat juga biasa disajikan sebagai makanan pada waktu-waktu tertentu seperti pada hari raya Idul Fitri.

www.wartakota.co.id)

Ketupat ini dapat berfungsi sebagai pengganti nasi putih biasa. Ketupat merupakan olahan dari beras yang dimasak dengan jalan direbus, tetapi berasnya dimasukkan pada wadah selongsong terbuat dari anyaman daun kelapa. Butiran beras akan menyerap air dan selanjutnya ukuran butiran akan membesar sehingga memenuhi ruang selongsong yang tersedia. Pada satu selongsong ketupat biasa diisi dengan beras sekitar seperempat volume ukuran yang ada dan jangan terlalu banyak. Proses perebusan ketupat ini biasanya memakan waktu lama hampir tiga kali lipat yang diperlukan untuk menanak nasi biasa. Hal ini karena diperlukan proses pemasakan butiran beras supaya lunak dan bersifat lengket, yang selanjutnya dapat menyatu antar partikel beras. Kalau pada proses pembuatan bubur, butiran beras juga menggunakan air yang cukup banyak dan dimasak lama, namun karena beras tidak dimasukkan dalam wadah selongsong dan juga sambil diaduk, maka butiran beras hanya akan berubah lembek tetapi tidak menyatu. Produk ketupat yang baik adalah setelah bungkus selongsong dibuka, diperoleh bentuk utuh ketupat sesuai wadahnya dan tidak terurai menjadi butiran kembali. Cara penyajian selanjutnya adalah dengan jalan dibelah atau dipotong-potong menggunakan pisau sesuai selera. [Read more →]

Jangan Pakai Pampers 24 Jam Sehari

Bagi anak kecil dan mungkin jika masih tergolong balita, maka akan banyak hal berlangsung secara spontan di luar kontrol anak tersebut, karena memang belum memiliki nalar dan pemahaman logika yang cukup. Balita secara normal hidup dalam fase pertumbuhan badan dan sedikit peningkatan kecerdasan. Anak balita harus tumbuh dan hidup dalam pengawasan orang tua atau orang dewasa lainnya. Pada saat ini, aktivitas yang dilakukan mungkin berupa tidur, bangun, makan bubur, minum susu, bermain-main, tentu saja semua dengan segala keterbatasannya. Artinya ada balita yang hanya bisa tidur berbaring saja, ada yang sudah bisa bergerak menelungkup, ada yang bisa merangkak atau ada yang sudah bisa berjalan.

Dalam beraktivitas seperti ini, kebutuhan naluriah balita akan selalu dia inginkan. Jika dia merasa haus atau lapar, tentu saja akan mencari ibunya untuk menyusui atau mencari botol minumnya. Selain itu juga kalau merasa ingin buang air, baik buang air kecil maupun buang air besar, baltia akan langsung melakukannya secara spontan. Dia tidak peduli soal waktu, lokasi dan situasi yang saat itu dihadapi. Tentu saja hal ini sesuatu yang normal dan patut diterima bagi orang tua balita tersebut. Kalau balita sudah buang air, maka orang tua atau pengawas balita tersebut harus cepat membersihkan baju atau celana yang dikenakan, kain alas berbaring atau lantai , sehingga balita dapat bersih dan merasa nyaman kembali. Bagi orang tua, tindakan membersihkan dengan cepat dapat menjamin lingkungan yang bersih, nyaman dan sehat, serta tidak bau.

Pampers bayi

Proses buang air oleh balita dan aktivitas mengganti celana atau kain ini dalam sehari bisa terjadi berulang kali. Hal ini memaksa para orang tua untuk memiliki bahan dalam jumlah yang mencukupi. Segera setelah kotor makan kain dan celana yang kotor ini hendaknya dicuci dan dikeringkan kembali sehingga dapat digunakan seterusnya. Kendala yang mungkin terjadi adalah jika berlangsung saat musim hujan. Kondisi udara yang dingin memungkinkan proses buang air oleh balita menjadi lebih sering terjadi, sementara proses pengeringan baju dan kain yang telah dicuci akan menjadi lebih lama. [Read more →]

Tukang Servis Rambut

Pengertian servis dalam bahasa Indonesia, khususnya di lingkungan tempat saya adalah terkait dengan upaya perbaikan barang atau mesin oleh tenaga ahlinya. Sebagai pengguna sebenarnya dapat saja merawat atau memperbaikinya tetapi hal ini belum termasuk pengertian service yang mencakup perbaikan dan pergantian suku cadang. Barang-barang yang biasa dikenakan pada proses service ini antara lain adalah barang-barang elektronik, arloji atau kendaraan bermotor. Barang-barang seperti ini dapat mengalami kerusakan atau performanya mengalami penurunan fungsi. Pada saat kondisi seperti inilah maka diperlukan proses service terhadap barang tersebut. Proses service dapat dilakukan oleh montir atau tukang yang memang ahli dan berpengalaman untuk menangani perawatan dan perbaikan barang tersebut.

Saya menjumpai satu obyek yang menarik terkait dengan penggunaan istilah servis ini (lokasi di Jl Wates km 4.5 Yogyakarta). Pada gambar terlihat bahwa servis ditawarkan juga untuk masalah rambut. Memang maksudnya tentu saja adalah untuk sarana promosi yang unik guna memancing para pelanggan. Tentu saja hal ini tidak salah, karena pada dasarnya rambut yang bermasalah dan untuk itu perlu dirawat yakni dengan jalan dipangkas dan dirapikan. Kalau sudah diservis maka harapannya sang pemilik rambut akan merasakan penampilan dengan potongan rambut baru sehingga terkesan rapi dan mungkin bertambah cakep.

 Tukang servis rambut di Jalan wates Yogyakarta

Mungkin papan iklah tersebut bagi sebagian orang terasa janggal atau malah lucu jika digunakan untuk masalah potong rambut karena memang tidak umum. Akan tetapi kalau dilihat dari makna asal kata service dalam bahasa Inggris, tentu saja malah sudah benar. Artinya adalah melayani. Jadi jasa yang ditawarkan oleh tukang potong rambut itu adalah melayani konsumen terkait urusan potong rambut. Kalau yang terjadi di Indonesia, makna service ini yang kemudian berkembang sebagai perawatan dan perbaikan barang-barang tertentu saja. [Read more →]

Jalur Lambat yang Lebih Cepat

Memasuki musim liburan di Yogyakarta sepertinya situasi berulang terus untuk waktu-waktu bulan Juli atau akhir bulan Desember. Jalanan yang biasanya ramai dengan hilir mudik kendaraan akan berubah menjadi sangat ramai dan macet di banyak tempat. Infrastruktur jalan ringroad atau jalan lingkar Yogyakarta yang tadinya diharapkan sebagai sarana alternatif kemacetan di dalam kota, pun akhirnya juga tidak lepas dari kemacetan. Waktu ini merupakan peak season karena bersamaan dengan libur sekolah di seluruh wilayah Indonesia, serta ditambah dengan Yogyakarta sedang menjadi tuan rumah Muktamar Satu Abad Muhammadiyah.

Pilihan untuk bepergian menjadi harus dipikir ulang, apalagi kalau harus menembus kota dimana banyak terjadi kemacetan di berbagai titik, seperti di Malioboro, alun-alun atau yang lainnya. Hampir di semua simpang yang ada traffic light akan menyebabkan antrean kendaraan memanjang ke belakang. Kalau bepergian ke luar kota maka pilihan lewat Ringroad mungkin menjadi pilihan terbaik. Ternyata di jalur ini, setiap simpang traffic light pun mengalami kondisi yang sama. Setiap perempatan di sepanjang ring road selalu berderet kendaraan karena tertahan lampu merah.

Kalau sudah terjadi situasi seperti ini maka jalur cepat yang diperuntukkan kendaraan roda empat atau lebih, selalu penuh. Jalur cepat yang terdiri dari dua lajur untuk setiap arah maka akan terisi rapat. Bahkan untuk areal mendekati perempatan maka jalur kendaran roda empat ini akan melebar menjadi tiga atau bahkan empat lajur kendaraan yang berjajar rapat. Pada daerah simpang seperti ini maka akan penuh dengan mobil, truk, bus dan bercampur dengan sepeda motor, yang berlomba untuk meraih posisi terdepan, sehingga dapat segera keluar dari traffic light tersebut. [Read more →]

Libur yang Sepi Tanpa Surat Kabar Cetak

Surat kabar banyak dilanggan orang untuk mengetahui informasi lokal dan global secara cepat. Orang dengan membaca segala informasi yang tercetak di surat kabar maka akan dapat mengetahui perkembangan terkini tentang banyak hal. Pada masa keterbukaan seperti ini arus informasi mengalir dengan cepat apalagi dengan didukung kemajuan teknologi informasi. Meskipun sebagian fungsi penyampaian informasi sudah mulai banyak dilakukan dengan menggunakan teknologi internet yang memudahkan orang untuk mengakses secara online serta didukung peran media televisi dan radio, keberadaan media cetak berupa surat kabar dan majalah tetap masih banyak dibutuhkan oleh sebagian orang. Berbagai kelebihan media cetak banyak yang tidak bisa digantikan oleh media elektronik dan televisi.

Membaca media cetak bagi banyak orang sudah menjadi menu aktivitas rutin sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan setiap pagi saat memulai aktivitas rutin, bahkan juga dilakukan di sela-sela aktivitas sepanjang hari. Untuk orang yang sangat sibuk, mungkin kebiasaan membaca surat kabar mungkin baru bisa dilakukan saat beristirahat atau setelah usai bekerja. Namun yang jelas kebutuhan membaca surat kabar hampir dapat dikatakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang.

Cover kompas

Media cetak surat kabar biasanya diterbitkan setiap hari, baik yang terbit pagi hari maupun terbit sore hari. Kalau harian yang terbit pagi hari akan memuat berita yang terjadi di hari sebelumnya, sedangkan harian yang terbit petang masih dapat memuat berita yang terjadi di pagi dan siang hari itu juga. Dengan kemajuan teknologi penyampaian informasi melalui internet serta kemajuan pencetakan jarak jauh, maka proses penerbitan media cetak surat kabar menjadi lebih mudah dan lebih cepat. [Read more →]

Menghindari Bahaya Tersembunyi di Agrowisata Strawberry

Strawberry yang sebenarnya bukan merupakan tanaman asli Indonesia, ternyata telah dapat dibudidayakan di berbagai wilayah di Indonesia. Daerah dengan ketinggian yang mencukupi dan memiliki hawa yang dingin dengan kelembaban cukup tinggi merupakan wilayah yang cocok untuk keperluan budidaya tanaman ini. Beberapa daerah seperti Puncak dan Lembang di Jawa Barat, Karangreja dan Kopeng di Jawa Tengah, atau Batu di Jawa Timur, ternyata telah menjadi sentra budidaya tanaman strawberry ini.

Budidaya tanaman strawberry ini selain dilakukan untuk upaya produksi buah guna konsumsi setempat maupun dipasarkan bagi memasok daerah di sekitarnya, ternyata juga dapat memancing minat bagi pengunjung untuk berwisata agro. Dengan tawaran agrowisata strawberry, memungkinkan kesempatan bagi banyak orang untuk dapat melakukan kesempatan petik buah dari pohon. Kesempatan seperti ini tentu akan memberikan sensasi bagi pengunjung untuk mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan yang mestinya berbeda jika makan dari buah siap saji.

Buah strawberry yang segar.

Apabila pengunjung masuk  ke suatu agrowisata strawberry ada beberapa sistem tarif pembayaran untuk kunjungan agrowisata ini. Cara pertama ini adalah pengunjung dibebaskan memetik buah sepuasnya dan dimakan di lokasi dengan membayar sejumlah tertentu tarif masuk. Dengan memperhitungkan perkiraan maksimum serta rata-rata buah yang mungkin dimakan pengunjung maka harga masuk dapat diperhitungkan. Cara kedua adalah dengan pengunjung dipersilakan masuk dan memetik buah strawberry untuk kemudian ditimbang berapa buah yang dipetik tersebut. Harga per kilo buah strawberry ini biasanya sudah diperhitungkan  dengan yang mungkin dipetik pengunjung, sehingga harga akan lebih mahal dari harga pasaran. [Read more →]

Agrowisata Apel yang Mengundang

Siapa yang tidak akan tertarik untuk memetik buah apel yang bulat dan ranum langsung dari pohon ? Saya yakin banyak orang akan tertarik dan ingin melakukannya. Jika harus memiliki kebun buah tersendiri tentu saja akan sangat mahal untuk pembelian lahan, penanaman dan perawatan pohon apel di kebun. Sekarang ada alternatif untuk memberikan kesempatan setiap orang untuk dapat melakukan kesempatan petik buah apel dari pohon tanpa harus memiliki kebunnya. Acara ini dapat dilakukan dengan melakukan kunjungan rekreasi di Agrowisata Apel di daerah Batu Malang.

Agrowisata ini sebenarnya sudah ditawarkan sejak beberapa tahun yang lalu. Daerah Batu ini memang sudah lama terkenal sebagai lahan yang cocok untuk budidaya dan perkebunan tanaman apel. Dengan daerah yang berada di lereng gunung Wilis dengan ketinggian mencukupi dan hawa yang dingin, maka tanaman ini sangat cocok untuk dibudidayakan di sana. Jenis pohon apel yang terdapat disana adalah apel lokal dan apel manalagi. Pemilik kebun dapat melakukan inovasi pengubahan fungsi dari kebun budidaya biasa menjadi suatu tempat wisata dimana orang bisa masuk dan menikmati hasil buah yang ada di pohon.

Agrowisata Apel

Pada awalnya , sistem kunjungan agrowisata ini adalah menawarkan orang berkunjung dengan membayar secukupnya, kemudian pengunjung dipersilakan masuk ke kebun apel dan dapat memetik buah sepuasnya tetapi harus dimakan di tempat. Buah apel dapat dipilih sendiri langsung dari pohon sepuasnya, bisa memilih buah yang berukuran besar ataupun memilih buah yang memiliki warna paling menarik, akan diperbolehkan semaunya. Akan tetapi seiring dengan harga buah yang semakin tinggi, maka kalau sistem dipertahankan seperti ini akan cenderung membuat tiket masuk menjadi semakin mahal. Saat ini sistem diubah dengan membayar harga tertentu, pengunjung boleh memetik buah sebanyak 3-4 butir saja. Buah ini boleh dimakan di tempat atau dibawa keluar. Meskipun saat ini pengunjung sudah mulai dibatasi akses pemetikan buah yang diperbolehkan, namun pengunjung agrowisata buah apel seperti ini masih diminati. [Read more →]

Mabuk Bau Durian di Bis Patas

Tidak seperti artikel lainnya, saya kali ini akan menuliskan sesuatu terkait pengalaman yang pernah kualami. Perjalanan pulang bulan Juni 2010 kemarin dari Malaysia, seperti biasanya selalu harus diawali dengan naik bis dari Kangar menuju Kuala-Lumpur selama kira-kira 7 jam.

Momen menuju ke terminal, harus deg-degan saat bang Manaf yang kemarin berjanji mau mengantar tidak bisa dikontak, padahal sudah tinggal 40 menit lagi. Saya telepon nomor aktif dia tetapi tidak ada yang mengangkat. Akhirnya telpon Fathi untuk mengantar karena kalau mau memanggil taksi sudah jelas tidak mungkin. Ternyata saat Fathi datang, bang Manaf juga datang jadi malah berbarengan datang. Rupanya tadi harus menjemput puteri beliau dulu di sekolah baru ke rumah kembali. Akhirnya karena sudah terburu-buru langsung berangkat dengan diantar oleh bang Manaf dan tidak jadi oleh Fathi. Wah jadi merepotkan banyak orang.

Bus rute Kangar-KL dengan tiket 43RM tersedia dari siang sampai malam hari. Saya saat ini memilih untuk menggunakan bis pukul satu siang supaya bisa mengejar bis shuttle terakhir menuju ke LCCT. Bis untuk jarak jauh ini umumnya bis dengan layanan yang cukup baik, rata-rata tersedia dengan tempat duduk sebaris satu dan dua kursi. Ada juga bus yang tersedia berupa bus tingkat atau double decker, tetapi saya selalu memilih yang bis biasa tak bertingkat.

Bus Sri Maju langganan.

[Read more →]

Tuhan pun Punya Kopi Favorit….

Saya yakin kalau para kompasianers banyak yang punya hobby minum kopi. Banyak alasan yang diberikan sehingga orang memilih jenis minuman ini. Minuman yang aslinya beraroma harum dan khas serta berwarna hitam ini, banyak memberikan manfaat mencegah kantuk. Tentu saja jika rasa kantuk terusir, maka yang bersangkutan dapat melanjutkan beraktivitas baik untuk bekerja, belajar, ataupun untuk aktivitas lain. Termasuk juga mestinya untuk menemani saat membaca kompasiana atau menuliskan artikel-artikel di blog ini.

Biji buah kopi sial olah.

Bahan untuk minuman kopi berasal dari biji buah kopi. Tanaman ini dikenal dari dua jenis yakni kopi arabica dan kopi robbusca. Di Indonesia, daerah-daerah penghasil kopi yang enak antara lain adalah Lampung dan Bali.

Kopi yang dikenal enak adalah kopi luwak. Kopi ini sebenarnya kopi biasa hanya yang diperoleh dan berasal dari kotoran hewan musang (luwak). Untuk diketahui ada jenis musang yang memang memakan buah kopi dan buah yang dimakan ini adalah buah yang benar-benar sudah matang. Proses pencernaan buah dalam perut musang ini tidak akan menghancurkan biji buah kopi dan akibatnya biji tersebut akan keluar terbawa dalam kotoran. Dengan mencari dan mengambil biji dari kotoran ini selanjutnya terkumpul biji kopi pilihan yang dapat diolah lebih lanjut menjadi bahan minuman kopi yang dikenal nikmat. [Read more →]