Archive for the 'Etik sosial' Category

Jul 11 2010

Jalur Lambat yang Lebih Cepat

Published by iqmal under Etik sosial

Memasuki musim liburan di Yogyakarta sepertinya situasi berulang terus untuk waktu-waktu bulan Juli atau akhir bulan Desember. Jalanan yang biasanya ramai dengan hilir mudik kendaraan akan berubah menjadi sangat ramai dan macet di banyak tempat. Infrastruktur jalan ringroad atau jalan lingkar Yogyakarta yang tadinya diharapkan sebagai sarana alternatif kemacetan di dalam kota, pun akhirnya juga tidak lepas dari kemacetan. Waktu ini merupakan peak season karena bersamaan dengan libur sekolah di seluruh wilayah Indonesia, serta ditambah dengan Yogyakarta sedang menjadi tuan rumah Muktamar Satu Abad Muhammadiyah.

Pilihan untuk bepergian menjadi harus dipikir ulang, apalagi kalau harus menembus kota dimana banyak terjadi kemacetan di berbagai titik, seperti di Malioboro, alun-alun atau yang lainnya. Hampir di semua simpang yang ada traffic light akan menyebabkan antrean kendaraan memanjang ke belakang. Kalau bepergian ke luar kota maka pilihan lewat Ringroad mungkin menjadi pilihan terbaik. Ternyata di jalur ini, setiap simpang traffic light pun mengalami kondisi yang sama. Setiap perempatan di sepanjang ring road selalu berderet kendaraan karena tertahan lampu merah.

Kalau sudah terjadi situasi seperti ini maka jalur cepat yang diperuntukkan kendaraan roda empat atau lebih, selalu penuh. Jalur cepat yang terdiri dari dua lajur untuk setiap arah maka akan terisi rapat. Bahkan untuk areal mendekati perempatan maka jalur kendaran roda empat ini akan melebar menjadi tiga atau bahkan empat lajur kendaraan yang berjajar rapat. Pada daerah simpang seperti ini maka akan penuh dengan mobil, truk, bus dan bercampur dengan sepeda motor, yang berlomba untuk meraih posisi terdepan, sehingga dapat segera keluar dari traffic light tersebut. Continue Reading »

3 responses so far

Jun 20 2010

Naluri Alami Manusia Untuk Suatu Kepastian

Published by iqmal under Etik sosial, Kehidupan nyata

Saya kuliah dan kemudian akhirnya menjadi staf pengajar di Fakultas MIPA UGM. Katanya fakultas ini termasuk dalam bidang keilmuan yang termasuk ilmu pasti. Saya tidak tahu mengapa disebut sebagai ilmu pasti.

Memang ada beberapa kebingungan yang mungkin dihadapi menyikapi beberapa hal tentang ilmu-ilmu yang diajarkan di fakultas MIPA ini. Sebagai contoh adalah ilmu Matematika kadang tidak dianggap sebagai cabang ilmu pengetahuan alam. Bukti yang paling mudah adalah dari sisi nama disebut sebagai Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Di sini dikembangkan ilmu kimia, ilmu fisika dan mestinya biologi dan geografi  juga masuk di sana. Tetapi kalau di UGM dua ilmu terakhir ini berdiri masing-masing sebagai fakultas tersendiri. Saat ini juga ada ilmu Komputer yang masuk sebagai bagian dari fakultas ini. Hal yang ingin saya singgung adalah kembali soal ilmu pasti tadi, bukan tentang struktur kelembagaan di institusi almamater saya ini..

Soal kepastian di alam ini mestinya bersifat relatif. Dalam ilmu kimia, juga kepastian suatu teori yang sudah berlaku puluhan tahun bisa dikoreksi dengan adanya penemuan baru. Contohnya adalah teori atom. Dalam hal ini kepastian sebagai suatu teori memang berlaku dalam suatu masa dan kemudian orang secara alamiah akan mencari dan menguji kepastian tersebut. Untuk menguji dan meyakinkan adalah menjadi tugas dan kewajiban seorang peneliti. Peneliti secara moral berkewajiban mencari jawaban yang masuk akal pada berbagai fenomena di alam dan mengembangkannya untuk kepentingan manusia banyak.

Dalam berbagai kegiatan sehari-hari, ternyata fenomena mencari kepastian adalah suatu yang bersifat alami. Hal ini berlaku secara spontan bahwa orang akan berusaha memastikan sesuatu itu memang benar-benar berlaku seperti yang seharusnya. Bahkan untuk keperluan ini ternyata kadang orang harus dianggap sebagai melakukan kegiatan yang sia-sia. Pada beberapa kasus bahkan kelakuan untuk memastikan ini dapat dianggap sebagai perbuatan konyol yang tidak seharusnya dilakukan. Namun dalam kenyataannya, langkah untuk memastikan ini memang benar dilakukan secara spontan. Continue Reading »

3 responses so far

Jun 09 2010

Alasan Dibalik Larangan Meniup Makanan yang Masih Panas

Published by iqmal under Etik sosial

Bagi umat muslim, perintah yang tertuang dalam Al-Quran dan Hadist tentu saja harus diikuti tanpa perlu menyanggah ketentuan tersebut. Mengingat manusia diberi karunia berupa akal maka sering orang menggunakannya untuk mengkaji hikmah dan rahasia di balik yang tertuang di dalam ayat-ayat Allah ini. Untuk bagian yang termasuk menyangkut ketauhidan dan alam gaib lainnya, manusia dilarang untuk memikirkan hal ini. Namun untuk hal lain bahkan menyangkut rahasia alam, manusia memang diwajibkan untuk menggali dan mengembangkan pengetahuan akan hal ini. Namun terkadang orang sering salah menafsirkan sesuatu ayat dengan fenomena alam yang berlaku, bahkan kadang seolah-olah seperti disambungkan atau dikait-kaitkan saja. Saya pernah membaca beberapa skripsi ilmu kimia dari mahasiswa yang menempuh kuliah di perguruan tinggi negeri yang berbasis ke-Islaman (peralihan dari institut menjadi universitas), dimana pada setiap skripsi harus didahului dengan pengantar yang mengutip ayat Al-Quran atau kutipan hadits. Saya pernah berdiskusi dan menyampaikan sanggahan bahwa hal ini mestinya tidak harus dilakukan karena semua ketentuan yang terjadi di alam, semua juga merupakan ayat-ayat Allah yang tidak tertulis. Sebagai contoh untuk melengkapi adalah bukti dan catatan dari banyak ilmuwan Islam jaman dulu yang juga tidak mengkaitkan dengan agama.

Ada satu ilmuwan (??) yang berasal dari Turki, ada yang menyebutkan sebagai wartawan, yang bernama Harun Yahya. Tokoh ini banyak menghasilkan karya yang menarik yang mengkaji banyak fenomena dari sisi Islam. Ada yang memang benar-benar sesuai dan memang rasional sesuai nalar. Hal ini juga memancing karya lain oleh banyak orang untuk mengkaji hal serupa. Saya sendiri termasuk yang senang membaca karya Harun Yahya, termasuk memiliki koleksi VCD dan ebook tulisan-tulisan beliau. Namun tentu saja sebagai seorang yang berkecimpung dalam bidang akademik, hal ini perlu diimbangi dengan rasa skeptis untuk mempelajari lebih lanjut tanpa perlu harus menyanggah. Memang ada beberapa kasus yang ditulis masih mengandung tanda tanya, termasuk masalah soal evolusi.

Pembahasan tentang rahasia di balik ayat-ayat Allah kalau di Al-Quran sebenarnya selalu ada asbabun nuzul-nya. Kalau yang tertuang dalam Hadits itu terjadi melalui ucapan dan tindakan Rasulullah. Boleh saja kita mengupas hikmah dan rahasia di balik hal ini, namun tentu saja terbatas dengan pengetahuan dan kemampuan akal kita sebagai insan di muka bumi ini. Kalau memang harus dikaitkan dengan pengetahuan yang saat itu sudah diketahui, mestinya juga harus memenuhi nalar dan logika yang berlaku. Continue Reading »

3 responses so far

Jun 02 2010

Waspada Penipuan Joki Masuk Perguruan Tinggi

Published by iqmal under Etik sosial, Kampus

Saat menjelang penerimaan mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi seperti sekarang ini, ternyata banyak sekali oknum-oknum yang mengaku dapat menjanjikan bantuan bagi para calon mahasiswa untuk dapat diterima di suatu perguruan tinggi dengan mudah dengan pembayaran nominal tertentu. Iming-iming seperti ini tentu saja dapat menarik minat bagi beberapa kalangan orang tua yang pesimis anaknya dapat lolos jika mengikuti seleksi secara normal. Mereka yang mungkin relatif memiliki sedikit kekayaan material mungkin dapat berharap dengan membayar pada para oknum itu maka anak mereka dapat masuk perguruan tinggi dengan mudah. Ternyata dari fakta yang ada, terkuak bahwa hal ini hanya penipuan dengan memanfaatkan situasi yang bisa dipetik keuntungan materialnya.

form umptn

Untuk diketahui bahwa  saat ini jumlah kursi masuk pendaftaran perguruan tinggi relatif terbatas, sedangkan jumlah calon mahasiswa yang memperebutkannya semakin bertambah. Konsekuensi seperti ini menjadikan tingkat persaingan semakin tinggi dan perlu ada pengaturan langkah-langkah tertentu untuk menghadapinya. Selain itu tentu saja bekal pengetahuan dan keterampilan dari calon mahasiswa harus disiapkan khususnya dalam menghadapi ujian seleksi masuk di suatu perguruan tinggi. Persiapan calon mahasiswa ini umumnya tentu saja sudah berlangsung cukup lama, mulai dari saat belajar rutin di bangku sekolah menengah itu sendiri. Bekal tambahan kadang dilakukan dengan mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah atau les privat secara personal. Selain itu persiapan mental dan teknis juga banyak dilakukan antara lain mengikuti kesempatan try-out ujian masuk, seminar sukses menembus perguruan tinggi, dan lain-lain. Continue Reading »

No responses yet

May 18 2010

Balada Tissue Toilet - Kere Munggah Bale

Published by iqmal under Etik sosial

Kertas tissue saat ini telah dikenal sebagai salah satu produk yang banyak digunakan manusia modern sehari-hari. Dalam perkembangannya, hampir dalam banyak situasi kertas tissue ikut berperan dalam aktivitas manusia. Mulai dari kertas tissue yang disimpan di dalam tas atau dompet, kertas tissue yang tersedia di mobil atau di meja, kertas tissue untuk keperluan di kamar maupun di dalam toilet, dan lain sebagainya. Mengingat fungsi dan tujuan penggunaannya maka produsen kertas tissue juga membuat produk ini dalam berbagai bentuk disesuaikan dengan fungsi dan target konsumennya.

 

Kertas tissue untuk meja atau keperluan umum lainnya.

Saat ini ada beberapa jenis kertas tissue di pasaran. Misalnya ada yang berbentuk lembaran untuk digunakan sebagai kertas tissue yang dapat digunakan di meja makan atau di kotak snack. Ada kertas tissue dengan pengharum yang berbentuk lembaran juga dan dikemas dalam kotak, yang biasa digunakan untuk keperluan rias diri atau di kendaraan. Ada kertas tissue basah yang digunakan untuk pembersih muka atau pembasuh telapak tangan. Kertas tissue untuk keperluan khusus tersedia juga dalam bentuk gulungan yang diproduksi untuk penggunaan di toilet saat membilas anggota tubuh setelah buang air atau buang air besar.

 

Apabila dilihat dari tujuannya tersebut maka bentuk dan jenis kertas tissue tadi telah dibuat sendiri-sendiri. Namun dalam perkembangannya orang kemudian tertuntut karena rasa hemat atau malah karena rasa tidak tahu sehingga kadang kemudian menggunakan jenis produk yang tidak sesuai dengan bentuknya. Sudah banyak sekali saya menjumpai kasus ini, walaupun salah namun dengan seiring waktu maka kemudian dianggap biasa dan tidak menyalahi aturan. Hal ini baru terasa saat kondisi ini dijumpai dengan orang yang tidak terbiasa dengan kondisi ini. Terkait dengan kertas tissue ini, kejadian ini adalah saat banyak orang menggunakan kertas tissue toilet berbentuk gulungan itu untuk digunakan sebagai kertas tissue di meja makan. Oleh karena itu maka artikel ini saya tuliskan dengan judul Kere Munggah Bale. Ungkapan dalam bahasa Jawa ini bermakna seseorang yang biasa di lapisan akar rumput tiba-tiba harus naik podium yang seringkali akan memunculkan gegar budaya. Continue Reading »

4 responses so far

May 14 2010

Bayar Dulu, Baru Boleh Berfoto

Published by iqmal under Etik sosial, Perjalanan/Wisata

Ini berita buruk buat yang sukanya berfoto di sembarang tempat khususnya di taman-taman di lingkungan wilayah Jakarta. Saat ini sudah ada rancangan peraturan daerah (Detik, 11/05/2010) yang mengatur tentang pengambilan foto di taman kota yang harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Dalam konteks untuk mendapatkan ijin inilah maka akan ada pungutan sejumlah uang yang harus dibayarkan.

Walaupun baru dalam tahap pembahasan oleh DPRD DKI, namun aturan ini perlu dikaji dengan lebih bijaksana. Mestinya hal ini adalah untuk kepentingan foto yang bersifat komersial, seperti untuk syuting film atau pengambilan gambar untuk iklan. Untuk pengambilan foto yang bersifat non komersial dan hanya untuk kepentingan pribadi maka tentu saja tidak dikenakan ijin dan tidak perlu membayar.

 

jakarta.go.id)

Untuk diketahui taman kota adalah salah satu wilayah yang dikelola dan diatur oleh pemerintah daerah. Sebagai aset wisata, maka obyek ini juga perlu dipelihara dan dijaga dalam hal kebersihan, perawatan fasilitas dan sarana lainnya. Dengan demikian kenyamanan bagi pengunjung akan tetap diperoleh. Taman kota biasanya berfungsi sebagai sarana rekreasi lokal untuk sekedar refreshing baik untuk berjalan-jalan, olahraga jalan kaki, tempat bermain anak atau aktivitas rekreasi lain. Mengingat fungsinya tersebut maka taman kota juga akan ditata dengan baik termasuk pengadaan infrastruktur dengan estetika yang bagus. Kalau sudah seperti ini tentu saja akan ada pengunjung yang memanfaatkan untuk tempat pengambilan foto. Seringkali juga tempat yang indah akan memancing orang untuk berfoto dalam rangka kepentingan khusus seperti foto pre wedding, tempat syuting videoklip atau bahkan pengambilan iklan. Terkait dengan hal ini maka diperlukan pembedaan ijin apakah untuk seluruh aktivitas berfoto atau hanya untuk kepentingan foto komersial saja. Continue Reading »

One response so far

Apr 08 2010

Pengelolaan Limbah Keyboard

Menyambung tulisan sebelumnya tentang pengelolaan limbah mouse, maka sebenarnya ide dan pemikiran yang sama dapat diterapkan untuk limbah keyboard, yang merupakan saudara seperjuangan dari mouse saat digunakan untuk menunjang fungsi komputer. Tentu saja fungsi keyboard ini yang berbeda dengan fungsi mouse. Keyboard digunakan pada komputer untuk memberikan perintah tombol-tombol tertentu dan untuk mengetik suatu rangkaian huruf/angka/simbol.

Mirip dengan perkembangan teknologi komputer dan asesorisnya, maka teknologi untuk keyboard pada dasarnya juga berkembang pesat. Hanya saja dari sisi fungsi relatif tidak begitu berbeda, perkembangan menyangkut aspek estetika, bentuk ergonomik, kenyamanan penggunaan, jumlah tuts dan hal-hal kecil lainnya. Termasuk dalam hal ini adalah teknologi keyboard yang tersambungkan dengan kabel ataupun dengan sistem wireless. Ada keyboard yang berukuran besar maupun keyboard yang berukuran tipis dan dapat digulung. Ada keyboard yang berwarna standar seperti hitam atau putih, maupun ada keyboard yang dibuat dalam variasi warna tertentu. Dari pilihan ini tentu saja mengakibatkan konsumen akan menginginkan keyboard yang memenuhi selera dan keperluan yang bersangkutan. Pada sisi lain, keyboard seperti halnya mouse juga merupakan asesoris komputer yang harganya relatif murah, sehingga pengadaan keyboard sering diikutkan pada pembelian komputer baru. Langkah ini kadang sebenarnya kurang efisien mengingat usia pakai keyboard itu relatif lama dan biasanya tingkat kerusakan keyboard sangat rendah. Dengan demikian keyboard lama pada dasarnya masih dapat digunakan untuk digunakan pada komputer yang baru. Realitasnya selalu akan muncul keyboard-keyboard yang dibuang dan bersifat sebagai limah. Jumlah yang ada semakin lama akan semakin banyak dan hal ini tentu saja perlu dilakukan pemikiran untuk pengelolaannya.

 Limbah keyboard

Continue Reading »

3 responses so far

Feb 20 2010

Catatan Kecil Permasalahan di Wilayah Daerah Situs Purbakala

Kalau dicermati pada beberapa wilayah di sekitar perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, khususnya pada area-area di sekitar sunga Bengawan Solo, diketahui ternyata merupakan daerah yang dikenal sebagai situs-situs purbakala. Kalau saat ini yang dikenal adalah daerah Trinil, Ngawi atau daerah Sangiran, Sragen. Selain itu juga menyebar juga ke wilayah di sekitarnya seperti Blora, Pati dan sekitarnya. Pada daerah-daerah itu banyak ditemukan sisa-sisa arkeologis berupa fosil-fosil binatang purba yang beraneka macam, bahkan untuk situs Sangiran terkenal karena temuan fosil manusia purba. Fosil yang ditemukan banyak di antaranya berupa pecahan tulang ataupun sebagian tulang yang utuh, sisa-sisa kerang ataupn artefak peninggalan jaman purba. 

Penemuan fosil ini secara arkeologis dimulai saat penelitian ahli sejarah Belanda di daerah Trinil yang melakukan ekskavasi dan penggalian secara intensif. Walaupun saat ini penggalian juga banyak diteruskan oleh instansi arkeologi atau pun dari kalangan peneliti arkeologi dari berbagai universitas namun masih belum berlangsung secara intensif. Dalam waktu-waktu selanjutnya, penemuan fosil banyak dilakukan secara tidak sengaja oleh masyarakat di sekitar lokasi, khususnya saat mereka mengolah tanah baik untuk keperluan mengolah sawah ataupun untuk menyiapkan pondasi bangunan.

Gerbang museum Trinil

Continue Reading »

2 responses so far

Feb 08 2010

Percepat Pengadaan Bus Trans Yogya

Published by iqmal under Etik sosial, Perjalanan/Wisata

Kebutuhan angkutan umum dalam kota di berbagai kota besar yang nyaman dan manusiawi sangat diprioritaskan, terlebih dalam kondisi sarana infrastruktur yang terbatas jika dibandingkan dengan jumlah pengguna. Termasuk juga di kota Yogyakarta, yang saat ini diberikan dengan layanan bis kota dari armada KOPATA, DAMRI dan yang terakhir adalah bus Trans-Yogya. Untuk angkutan di wilayah pinggir kota juga ditunjang dengan layanan kobutri dan angkutan mikro yang berwarna kuning.

Dari berbagai penyelenggaraan aturan itu, yang relatif nyaman dan manusiawi adalah sarana bus kota Trans-Yogya. Bus yang berwarna hijau-kuning ini memiliki jalur tertentu dan hanya berhenti di shelter tertentu saja. Rute yang di tempuh mengikuti jadwal yang telah ditentukan sehingga penumpang dapat pasti dan yakin akan perjalanan yang ditempuh. Layanan pembayaran juga ditentukan berdasarkan sistem tiket yang dibayar pada petugas di shelter pemberhentian. Pengemudi tidak ditargetkan mencari penumpang sebanyak-banyaknya. Perlu diketahui bahwa bus ini dimiliki oleh usaha milik pemerintah daerah dan operasional telah diatur sedemikian rupa sehingga layanan lebih diutamakan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para penumpang serta pengguna jalan lainnya. Pengemudi digaji secara tetap per bulan. Dengan demikian pengemudi dapat bertanggung jawab untuk mengikuti semua peraturan operasional yang telah ditetapkan.

 Bus Trans Jogja

Continue Reading »

4 responses so far

Feb 01 2010

Menguak Misteri Ledakan di Makam Keramat

Pada hari Selasa tanggal 19 Januari 2010 pukul 22.30 lalu, diberitakan di beberapa surat kabar bahwa terjadi ledakan di makam keramat yang berisikan salah satu  tokoh  raja Sumenep, salah satu keturunan raja ke-13 dari Paku Nata Ningrat.  Hingga saat ini masih belum diketahui pasti penyebab ledakan yang mengakibatkan makam tersebut hancur. Makam ini berada di kompleks pemakaman Raja-raja Sumenep, di Pendopo Asta Tinggi (Kuba sebelah barat), Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, Madura.

Saat kejadian, menurut saksi yang dituliskan dalam pemberitaan diketahui bunyi ledakan cukup keras dan terdengar sampai desa sebelah  yang berjarak sekitar satu kilometer. Saat terdengar ledakan, warga sekitar segera mencari sumber suara. Rupanya saat dicari sumber ledakan, tak ada asap maupun hal yang mencurigakan di area makam. Namun warga dan juru kunci melihat sebuah makam yang nisannya terbuat dari keramik marmer itu pecah berserakan.

 Makam meledak

Continue Reading »

6 responses so far

Next »