Archive for the 'kuliner' Category

Jul 30 2010

Hindari Ketupat dari Plastik

Published by iqmal under Health & Safety, kuliner

Di tempat tinggal saya, baik di Banyumas maupun di Yogyakarta sekarang, banyak dijumpai ketupat. Ketupat sudah menjadi makanan khas di tanah air. Ketupat biasa dihidangkan sebagai pengganti nasi pada makanan soto, pecel atau makanan lainnya. Ketupat juga biasa disajikan sebagai makanan pada waktu-waktu tertentu seperti pada hari raya Idul Fitri.

www.wartakota.co.id)

Ketupat ini dapat berfungsi sebagai pengganti nasi putih biasa. Ketupat merupakan olahan dari beras yang dimasak dengan jalan direbus, tetapi berasnya dimasukkan pada wadah selongsong terbuat dari anyaman daun kelapa. Butiran beras akan menyerap air dan selanjutnya ukuran butiran akan membesar sehingga memenuhi ruang selongsong yang tersedia. Pada satu selongsong ketupat biasa diisi dengan beras sekitar seperempat volume ukuran yang ada dan jangan terlalu banyak. Proses perebusan ketupat ini biasanya memakan waktu lama hampir tiga kali lipat yang diperlukan untuk menanak nasi biasa. Hal ini karena diperlukan proses pemasakan butiran beras supaya lunak dan bersifat lengket, yang selanjutnya dapat menyatu antar partikel beras. Kalau pada proses pembuatan bubur, butiran beras juga menggunakan air yang cukup banyak dan dimasak lama, namun karena beras tidak dimasukkan dalam wadah selongsong dan juga sambil diaduk, maka butiran beras hanya akan berubah lembek tetapi tidak menyatu. Produk ketupat yang baik adalah setelah bungkus selongsong dibuka, diperoleh bentuk utuh ketupat sesuai wadahnya dan tidak terurai menjadi butiran kembali. Cara penyajian selanjutnya adalah dengan jalan dibelah atau dipotong-potong menggunakan pisau sesuai selera. Continue Reading »

8 responses so far

May 25 2010

Aneka Manfaat Pandan Wangi

Satu tulisan saya kali ini terkait dengan tanaman yang multiguna lagi. Kebetulan di halaman belakang rumah asal saya di Blater – Purbalingga banyak tumbuh tanaman ini dengan cukup rimbun. Ibu saya setiap bulan sekali didatangi orang untuk membeli daun-daun pandan ini untuk dijual di pasar.

Daun pandan wangi yang kaya manfaat.

Untuk diketahui bahwa pandan merupakan jenis tanaman yang terdiri dari beberapa jenis, ada pandan berduri yang biasa untuk dijadikan bahan anyaman dan juga ada pandan wangi seperti yang saya tuliskan ini. Tanaman pandan wangi memiliki nama latin Pandanus amaryllifolius Roxb. Tanaman ini dipercayai berasal dari Bangka, Indonesia serta telah tersebar luas di kawasan Asia Tenggara. Tanaman pandan wangi tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman atau di kebun. Pandan wangi kadang juga tumbuh liar di tepi sungai, tepi rawa, dan di tempat-tempat yang agak lembap, tumbuh subur dari daerah pantai sampai daerah dengan ketinggian 500 m dpl. Secara umum, tanaman berbentuk semak yang tumbuh menahun dengan tinggi 1-2 m. Batangnya berbetuk bulat dengan bekas duduk daun, bercabang, menjalar, serta terdapat akar tunjang yang keluar di sekitar pangkal batang dan cabang. Pandan memiliki daun tunggal, duduk, dengan pangkal memeluk batang, tersusun berbaris tiga dalam garis spiral. Helaian daunnya berbentuk pita, tipis, licin, ujung runcing, tepi rata, bertulang sejajar, panjang 40 - 80 cm, lebar 3 - 5 cm, berduri tempel pada ibu tulang daun permukaan bawah bagian ujung-ujungnya, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk bongkol, warnanya putih. Buahnya buah batu, menggantung, bentuk bola, diameter 4 - 7,5 cm, dinding buah berambut, warnanya jingga. Continue Reading »

4 responses so far

Apr 06 2010

Nikmatnya Aneka Pecel Khas Jateng-DIY

Published by iqmal under Hobby, Perjalanan/Wisata, kuliner

Bagi penikmat kuliner nusantara, tentunya tidak lupa akan beberapa makanan khas yang sering dikenal dengan istilah salad lokal. Dalam beberapa variasi dari jenis sayuran atau bumbu kuah yang digunakan maka mungkin kita sudah mengenal jenis-jenis masakan seperti rujak, gado-gado atau pecel. Perbedaan dari makanan tradisional ini terletak pada komposisi bumbu dan cara persiapan yang dilakukan. Pecel dan gado-gado berbeda dengan rujak dalam hal bumbu kuah yang disiramkan ke dalam sayuran atau isi makanan, bumbu pecel dan gado-gado adalah sudah disiapkan sebelumnya. Isi makanan seperti nasi kupat, aneka sayuran meliputi bayam, kol, kecambah dan lain-lain disiapkan dan ditata dalam wadah, kemudian terakhir disiram dengan bumbu kuah kental. Bumbu kuah ini terdiri atas komposisi bawang putih, garam, gula kelapa, cabe dan kacang tanah. Pada gado-gado biasanya sering juga ditambahkan pelengkap seperti telur, kerupuk atau bakwan. Untuk pecel tentu saja, bumbu kuah ini berbeda karena biasanya ditambah dengan kencur. Pada dasarnya isi makanan pecel yang terutama adalah daun bayam, kecambah, kol, kangkung atau sayuran lainnya. Sayuran ini biasanya dibuat layu dengan jalan direndam dalam air panas untuk beberapa saat. Makanan rujak berbeda dengan kedua makanan di atas, karena biasanya bumbu akan disiapkan dan diramu secara instan dan setelah bumbu siap baru isi sayuran dan bahan lainnya baru dimasukkan untuk dicampur rata.

 Pada tulisan ini saya hanya akan menuliskan tentang pecel dengan beberapa variasinya khususnya yang dijumpai di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.  Keunikan sajian pecel yang saya tuliskan di sini adalah pada salah satu jenis sayuran yang digunakan dan memberikan ciri pecel itu sehingga berbeda dengan pecel dari daerah lain. Continue Reading »

41 responses so far