Oct 14 2008

D. crumenatum : Anggrek yang Terlupakan

Published by iqmal at 9:44 pm under Hobby, Lingkungan Hidup

Saya menempati rumah di kompleks perumahan dengan luas sekitar 150 meter persegi. Walaupun di kompleks, tetapi tidak mau kalah dengan pemilik rumah dengan halaman luas, saya tetap mencoba memelihara tanaman keras berupa tanaman buah-buahan. Di depan ada pohon mangga madu (sejenis manalagi) dan pohon apokat. Di belakang rumah masih ada pohon srikaya. Semuanya sudah berumur lebih dari 3 tahun dan sering berbuah. Tulisan kali ini terkait dengan pohon srikaya yang di belakang rumah. Pada waktu-waktu tertentu, setahun sekitar 2-3 kali, selalu tercium bau wangi dari arah pohon ini.

Yang jelas sumber wanginya bukan dari srikayanya atau bahkan dari mahluk halus penghuni pohon srikaya itu (mahluk halus yang ada sejenis semut, kutu dan lain-lain).

Pada batang pohon srikaya itu, tergantung berderetan sejenis anggrek dengan daun yang relatif tidak menarik. Kalau dijual jelas tidak ada yang bakalan melirik. Di rumah, tanaman ini juga kontras sekali bila dibandingkan dengan anggrek-anggrek silangan yang ditanam di media pakis yang digantung di dinding. Istri dan anak-anak juga sering sebal dan sering minta agar anggrek ini dibersihkan atau dibuang saja. Saya masih bertahan dengan memelihara anggrek ini. Apalagi mumpung masih punya kuasa, soalnya saya yang paling rajin menyemprot dengan pupuk.

anggrekmerpati



Anggrek ini memiliki nama latin Dendrobium crumenatum. Di Indonesia sepertinya lebih terkenal dengan sebutan anggrek merpati. Warna bunga anggrek ini dominan putih dengan sedikit warna kuning di kelopak dalam. Ukurannya relatif kecil paling sekitar 3 cm. Kelihatannya anggrek ini termasuk jenis anggrek spesies, karena saya belum pernah melihat variasi silangan dari anggrek merpati ini.
Yang saya suka adalah karena pada saat berbunga, keluar bau wangi yang harum dan sangat menyegarkan. Harumnya sangat eksotik ! Tidak kalah dengan bau wangi parfum yang kualitas ekspor (yang benar mungkin parfum produk impor). Sayangnya bunga cuma berlangsung dalam waktu singkat, hari pertama keluar kuncup bunga, keesokan harinya mekar sempurna dan sorenya sudah layu lagi. Wanginya bertahan sejak mekar di pagi hari sampai keesokan harinya. Sensasi yang paling bagus tentu saja di pagi hari pada saat mulai mekar.
Tantangan buat para kimiawan adalah mengekstraksi minyak atsiri dari anggrek merpati ini. Teknik yang paling mungkin kelihatannya adalah dengan menggunakan ekstraksi pelarut dan pelarut yang dipilih kelihatannya adalah pelarut polar seperti n-heksana. Buat mahasiswa yang tertarik, siapa tahu dapat memilih topik ini ? Metodenya jelas dimulai dari preparasi sampel, ekstraksi minyak, fraksinasi (mungkin) dan elusidasi struktur. Sayangnya bidang riset saya adalah Kimia Fisik, sehingga terlalu jauh untuk ikut campur dalam bidang ini. Tantangannya adalah sampel hanya siap dalam waktu yang sangat singkat periode 2-3 hari saja, sementara menunggunya harus berbulan-bulan. Jadi kalau harus mengulang, harus menunggu relatif cukup lama. Manfaatnya ? Dapat memperoleh jenis komponen minyak atsiri baru dengan harga yang mestinya tidak murah.

Dendrobium_crumenatum


Anggrek ini dapat diperbanyak dengan mudah dan hampir tidak perlu budidaya secara khusus. Ambil anakan tunas dengan jalan dipotong dan kemudian ditempelkan lagi ke batang pohon atau media tanam pakis/arang. Hampir pasti dapat tumbuh dengan baik asal terkena siraman secukupnya. Anggrek ini tidak manja karena tidak butuh siraman pupuk secara periodik.
Di alam, anggrek ini sebenarnya banyak dijumpai tumbuh liar di batang-batang pohon di tepian jalan. Terakhir saya mengetahui anggrek ini dalam jumlah banyak adalah di deretan pohon asam di jalan Petanahan – Karanganyar (kabupaten Kebumen)
Note :
1. Dari searching, saya juga menemukan link terkait di :
http://acuisimanjaya.blogspot.com/2007/09/mengapa-disebut-anggrek-merpati.html

17 Responses to “D. crumenatum : Anggrek yang Terlupakan”

  1. arion 27 Nov 2008 at 8:02 pm

    wah emang rajin lho semprot2 pupuk tiap hari, tanaman jadi cpet berbunga

  2. iqmalon 29 Nov 2008 at 10:25 am

    Di malaysia juga banyak pohon besar yang dibiarkan ditumbuhi epifit kayak pakis sarang burung dan anggrek melati juga.
    Komposnya dah jadi belum ?

  3. arion 29 Nov 2008 at 4:56 pm

    Kompos kyknya agak lama ya.. jarang dibolakbalik, baru gak pnya tukang kebun seeh…wah hr ni lg mgok YMnya jadi komentar lwt sni ajah

  4. Louiseon 08 May 2009 at 7:10 pm

    Nice posting, i like orchid. These species is commonly available in nature. Could you suggest how to extract the essential oil from this orchid?

  5. iqmalon 11 May 2009 at 9:29 am

    There is a common extraction procedure for essential oil i.e. steam distillation. But the problem is the lifetime of the flower only 24 hour. I suggest a research to explore this case.

  6. Doddyon 14 May 2009 at 3:04 pm

    Pak Iqmal,
    Senang bisa membaca tulisan bapak. Di kota kami juga banyak tumbuh anggrek jenis ini secara liar di pohon-pohon besar. Memang kalau pas berbunga apalagi kena angin, baunya sangat harum, saya kok agak bertanya-tanya apa bisa dibudidayakan secara komersial. Perlu modal banyak, rencana usaha yang baik dan mestinya modal yang cukup… Salam.

  7. iqmalon 15 May 2009 at 1:52 pm

    Ya ini kan usulan, siapa tahu bisa memancing kewirausahaan baru. Justru di situ tantangannya untuk menemukan bisnis yang orang lain tidak melakukan.

  8. I love orchidon 20 May 2009 at 2:35 am

    Kalau dilihat di foto sih bunganya kelihatan menarik, tapi kalau lihat aslinya jadi agak gimana ya ? Bunganya kecil, cuma bisa mekar sepagi saja. Sepanjang tahun cuma lihat daunnya saja.

  9. iqmalon 27 Jun 2009 at 1:54 pm

    Pro someone penggemar anggrek :
    Memang anggrek jenis biasa, tapi kalau diperhatikan sebenarnya cantik juga, cuma memang bunganya berumur sangat singkat saja.
    Apa nih anggrek favoritnya ?

  10. Antion 07 Jul 2009 at 6:18 am

    Ada parfum anggrek, jgn2 bahannya diekstrak dari anggrek ini ya ??

  11. iqmalon 27 Jul 2009 at 1:55 pm

    Parfum anggrek biasa diekstrak dari anggrek yang memang memproduksi aroma kuat. Parfum yang dihasilkan biasanya cenderung feminin. Untuk anggrek merpati ini belum dicoba nih bagaimana cara untuk mengekstraksinya. Mau mencoba nya ?

  12. Cary Mcgiltonon 05 Feb 2012 at 5:10 am

    Very fantastic visual appeal on this site, I’d rate it 10 10.

  13. novion 24 Sep 2012 at 10:07 am

    saya sedang meneliti tanaman anggrek ini dengan mengekstraksinya kemudian rencananya akan saya uji bioaktivitasnya :)

  14. iqmalon 17 Jan 2013 at 2:30 pm

    sippp…. semoga risetnya dapat berhasil dengan baik danb isa dipublikasikan….

  15. harga emas 24 karaton 27 Dec 2013 at 10:02 am

    This text is invaluable. When can I find out more?

  16. agen minyak anginon 01 Sep 2014 at 1:04 am

    apakah blog ini berisi konten asli ?? Saya suka membaca .
    banyak informasi di dalamnya . terima kasih untuk berbagi .

    Aku punya cara cepat untuk menjadi pengusaha sukses
    . sangat mudah . segera membaca bagaimana

  17. wirausaha kecilon 01 Sep 2014 at 9:51 am

    informasi yang sangat baik . apakah informasi ini atau membuat sendiri ???
    Saya sangat menghargai itu .
    Aku punya cara cepat untuk menjadi pengusaha sukses .

    sangat mudah . segera membaca bagaimana

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply