Tag Archive 'humor'

Jun 19 2012

Kaidah Kelarutan Bahan

Published by iqmal under kimia terapan

Silakan dicermati klip kartun berikut. Jika anda orang kimia mungkin bisa tertawa minimal tersenyum.

Continue Reading »

4 responses so far

Jul 31 2010

Saat Pembalut itu Pecah…

Published by iqmal under Kehidupan nyata

Ketika kupandang sekilas, ternyata memang tampak pembalutnya sudah pecah. Di balik pembalut yang pecah tersebut kalau dilihat akan tampak helaian panjang dan ikal yang rapat. Wah timbul keraguan untuk menikmatinya… Tadinya terbayang rasa gurih dan asin kalau sebenarnya langsung dinikmati…

Sebenarnya untuk menyantapnya mestinya perlu ada perlakuan awal dulu biar lebih nikmat. Dengan kenyataan bahwa pembalut yang ada sudah pecah maka nafsu untuk menikmatinya sudah menjadi jauh berkurang….

Tulisan pengantar di atas mungkin dapat disalahtafsirkan menjadi sesuatu yang berkonotasi jorok. Tetapi hal ini sebenarnya saya jumpai dalam bungkus produk mi instan yang beredar di negara jiran di Malaysia. Untuk diketahui semua produk yang ada di pasar diatur harus mencantumkan informasi komposisi, simbol halal, cara pembuatan, data produsen, dan informasi lainnya. Termasuk di dalamnya adalah informasi tentang aduan kerusakan produk dan tanggal kedaluwarsa. Pada kemasan produk mi instan merk Mie XXXXX ini juga terkandung informasi tersebut. Mengingat produk dipasarkan di negeri dengan penduduk multi etnis, maka tulisan dibuat dengan bahasa Melayu, Cina dan Inggris. Hal yang menarik adalah tulisan dalam bahasa Melayu yang beberapa istilahnya dapat memiliki arti yang berbeda jika dibaca oleh orang Indonesia. Continue Reading »

14 responses so far

Mar 03 2009

Humor - Kisah tentang Alloy

Published by iqmal under Kampus

Alloy adalah suatu bahan yang diproses dengan jalan mencampur beberapa jenis logam menjadi bahan baru melalui proses peleburan pada suhu tinggi. Sifat dari alloy ini diharapkan dapat lebih unggul daripada sifat unsur logam munrinya. Sebagai contoh adalah besi (Fe) yang bersifat keras tetapi tidak stabil karena mudah berkarat. Kalau besi dicampur dengan 3 % karbon (C) maka akan diperoleh besi baja dengan kekerasan yang berlipat dari besi murninya.

Pengembangan alloy banya dipelajari dari ilmu metalurgi, dimana pada cabang ilmu ini dipelajari jenis dan sifat-sifat unsur logam, campurannya, proses termodinamika bahan logam dan lain-lain. Pada tulisan ini sebenarnya saya tidak bermaksud menulis artikel tentang alloy ini secara serius. Saya hanya mencoba menuliskan satu humor kecil yang digunakan saat pembelajaran unsur logam, khususnya tentang alloy ini.

Tabel periodik

Unsur kimia baik logam maupun non logam dapat saling dicampur dengan suatu unsur logam untuk membentuk alloy. Tujuan pencampuran ini seperti disebutkan di atas, adalah untuk mencari sifat bahan baru yang memiliki sifat lebih unggul. Ternyata secara teoritik di alam maya, ada tiga unsur kimia yang kalau dicampurkan akan menghasilkan alat yang multi fungsi. Alat ini bermanfaat bagi kehidupan manusia sehari-hari dan diperlukan bagi banyak orang. Diperlukan tiga unsur yakni potasium atau kalium (K), nikel (Ni) dan besi atau iron (Fe). Apabila dicampurkan dengan perbandingan mol 1 : 1 : 1 maka akan diperoleh material baru dengan rumus molekul KNiFe.

Tetapi tentu saja dalam kenyataannya tidak seperti itu, tidak ada alloy baru dengan rumus molekul KniFe tersebut. Ini hanya untuk intermezzo saja. Continue Reading »

8 responses so far

Jun 21 2008

Penerapan 3R yang Salah

Published by iqmal under Etik sosial

Bagi orang lingkungan, konsep 3 R yakni Reduce, Reuse dan Recycle sudah umum digunakan dan menjadi kata kunci dalam pengelolaan sampah. Konsep Reduce adalah upaya pengurangan sampah sehingga jumlah sampah yang dibuang seharusnya dapat ditekan seminimal mungkin. Konsep reuse adalah upaya penggunaan kembali barang atau alat yang ada daripada kemudian dibuang menjadi sampah. Konsep Recycle adalah upaya daur ulang dari suatu jenis barang atau bahan yang sudah dianggap sebagai sampai sehingga dapat memiliki manfaat kembali. Pada setiap pelatihan atau penyuluhan konsep ini selalu diberikan dan yang pasti harus diberikan dengan contoh ilustrasi yang terjadi sehari-hari.

Pada kenyataannya tentu tidak semua bisa dilakukan dengan penerapan 3R ini. Ada banyak hal yang membatasi serta menjadi penghalang langkah 3R ini. Untuk kasus reduce, yang sering menjadi hambatan adalah sikap dan motivasi untuk melakukan hal ini yang kurang, kadang juga didorong oleh ketidaktahuan seseorang akan langkah ini. Dalam hal upaya recycle misalnya bisa saja ada halangan teknologi atau perlakuan yang menjadikan hambatan. Pada kasus reuse, sering berlaku masalah etik dan budaya yang tidak memungkinkan hal ini.

Saat sosialisasi selain dilakukan studi kasus, maka dapat disajikan ada ilustrasi yang menarik yang mungkin dapat digunakan sebagai materi intermezzo. Contoh yang diberikan biasanya adalah contoh yang benar, namun dalam pembelajaran, contoh yang salah pun dapat menjadi ilustrasi yang baik. Saya kutipkan kutipan humor dari internet yang dapat menjadi contoh penerapan 3R yang salah. Continue Reading »

One response so far