Tag Archive 'sampah'

Jan 13 2013

Dua Puluh Lima Ribu Komentar Antri

Published by iqmal under Kampus

Lama blog saya ini tidak diisi. Terakhir adalah update bahan kuliah Kinetika Kimia dan Termodinamika Kimia. Untuk postingan hampir tidak pernah diisi lagi, karena lebih rajin update postingan di blog satunya.

Rencananya memang blog yang ini khusus yang terkait dengan yang ilmiah-ilmiah saja, ternyata pada prakteknya ketahuan tidak pernah menulis yang ilmiah. Jadinya ya begini ini, lowong.

Baru saja login di blog ini, baru nyadar kalau ada komentar yang antri di blog. Tidak tanggung-tanggung jumlahnya ada buuaaaanyakkkkkk sekali. Lihat saja pada gambar.

Memang paling hampir sebagian besar adalah spam. Tidak tahu yang blog ini tidak bisa difilter lewat akismet seperti halnya blog yang wordpress. Tidak apa-apa paling mudah memang delete massal. Hanya sayang kalau ada komentar yang sungguhan jadi ikut terhapus juga. Mohon maaf.

3 responses so far

Jul 15 2010

Jangan Pakai Pampers 24 Jam Sehari

Published by iqmal under Health & Safety, Keluarga

Bagi anak kecil dan mungkin jika masih tergolong balita, maka akan banyak hal berlangsung secara spontan di luar kontrol anak tersebut, karena memang belum memiliki nalar dan pemahaman logika yang cukup. Balita secara normal hidup dalam fase pertumbuhan badan dan sedikit peningkatan kecerdasan. Anak balita harus tumbuh dan hidup dalam pengawasan orang tua atau orang dewasa lainnya. Pada saat ini, aktivitas yang dilakukan mungkin berupa tidur, bangun, makan bubur, minum susu, bermain-main, tentu saja semua dengan segala keterbatasannya. Artinya ada balita yang hanya bisa tidur berbaring saja, ada yang sudah bisa bergerak menelungkup, ada yang bisa merangkak atau ada yang sudah bisa berjalan.

Dalam beraktivitas seperti ini, kebutuhan naluriah balita akan selalu dia inginkan. Jika dia merasa haus atau lapar, tentu saja akan mencari ibunya untuk menyusui atau mencari botol minumnya. Selain itu juga kalau merasa ingin buang air, baik buang air kecil maupun buang air besar, baltia akan langsung melakukannya secara spontan. Dia tidak peduli soal waktu, lokasi dan situasi yang saat itu dihadapi. Tentu saja hal ini sesuatu yang normal dan patut diterima bagi orang tua balita tersebut. Kalau balita sudah buang air, maka orang tua atau pengawas balita tersebut harus cepat membersihkan baju atau celana yang dikenakan, kain alas berbaring atau lantai , sehingga balita dapat bersih dan merasa nyaman kembali. Bagi orang tua, tindakan membersihkan dengan cepat dapat menjamin lingkungan yang bersih, nyaman dan sehat, serta tidak bau.

Pampers bayi

Proses buang air oleh balita dan aktivitas mengganti celana atau kain ini dalam sehari bisa terjadi berulang kali. Hal ini memaksa para orang tua untuk memiliki bahan dalam jumlah yang mencukupi. Segera setelah kotor makan kain dan celana yang kotor ini hendaknya dicuci dan dikeringkan kembali sehingga dapat digunakan seterusnya. Kendala yang mungkin terjadi adalah jika berlangsung saat musim hujan. Kondisi udara yang dingin memungkinkan proses buang air oleh balita menjadi lebih sering terjadi, sementara proses pengeringan baju dan kain yang telah dicuci akan menjadi lebih lama. Continue Reading »

16 responses so far

May 27 2010

Pabrik Pupuk di Halaman Rumah

Published by iqmal under Keluarga, Lingkungan Hidup

Kebun merupakan salah satu bagian rumah yang merupakan halaman di sekitar rumah dengan satu atau beberapa pohon serta tanaman lain yang ada. Jika orang membangun rumah seringkali menyisakan bagian ruang kosong yang digunakan untuk halaman yang multiguna seperti untuk tempat menjemur baju atau untuk tempat kendaraan. Selanjutnya jika halaman masih ada, sesuai naluri, biasanya diperuntukkan untuk halaman taman yang dihias dengan pengisi tanaman hias, kolam atau ornamen lain. Apabila tinggal di wilayah pinggiran jika masih ada tanah kosong lebih luas lagi maka halaman taman ini lebih luas lagi sehingga pengisian lahan ini akan lebih banyak dan bervariasi lagi. Pohon serta tanaman hias tentu saja merupakan salah satu hal yang mesti ada dalam halaman taman atau kebun. Dalam prakteknya pohon dan tanaman ini secara rutin akan menghasilkan rontokan daun yang berupa sampah. Selain itu pada saat-saat tertentu, pohon dan tanaman hias ini juga memerlukan perlakuan rutin seperti pemangkasan atau peremajaan kembali. Kegiatan ini juga akan menghasilkan sampah lagi. Sampah kebun ini sebagian besar berupa daun kering atau ranting bekas pangkasan yang kesemuanya tergolong sampah organik.

Menyapu halaman

Perlakuan apakah yang dapat dilakukan dengan sampah kebun ini ? Banyak orang yang berpikir secara praktis, yakni dengan membuang sampah ini ke tempat sampah bercampur dengan sampah lain-lain untuk diangkut petugas ke TPS. Jika sampahnya terkumpul agak banyak, ada juga orang yang kemudian menumpuknya dan membakarnya sampai habis. Continue Reading »

8 responses so far

Jan 28 2009

Kebersihan Sebagian dari Iman

Published by iqmal under Etik sosial

Untuk keperluan penyuluhan dan sosialisasi kepedulian lingkungan, khususnya yang terkait dengan masalah sampah, maka diperlukan pendekatan tertentu sesuai dengan latar belakang peserta sosialisasi tersebut. Seperti diketahui sampah dalam kebanyakan kasus akan menjadi masalah karena faktor tidak dikelola dengan tidak menjaga kebersihan sebagaimana mestinya. Sampah di sekitar kita dapat dikelola dengan lebih baik jika kita menggunakan pendekatan 3R (reduce, reuse dan recycle) dan tentu saja hal ini tidak lepas kalau kita mengutamakan soal kebersihan. Untuk masyarakat yang memiliki latar belakang agama Islam yang relatif kuat, biasanya saya mengutip tema “Kebersihan sebagian dari Iman” atau kalau dalam bahasa Arab ” an-nazhaafatu minal iimaan”. Pendekatan seperti ini relatif mampu mendekatkan kita dengan peserta selain juga menekankan pentingnya materi yang dibahas ini pun relatif merupakan tonggak  yang dituntunkan oleh agama Islam.

Iqmal presentasi

Istilah tersebut pada awalnya banyak yang menyebut sebagai suatu hadist nabi. Dari penelusuran literatur lebih lanjut saya menemukan uraian terkait hal itu di situs (http://konsultasi.wordpress.com/2007/11/27/kebersihan-sebagian-dari-iman-bukan-hadits-nabi-saw/) yang ditulis oleh Muhammad Shiddiq Al-Jawi pada 27 November 2007. Ungkapan ”Kebersihan Sebagian Dari Iman” (Arab :) sebenarnya bukanlah hadits Nabi SAW, namun hanya sekedar peribahasa atau kata mutiara yang baik atau Islami. Dari daftar hadits yang terdapat dalam berbagai kitab hadits ternyata tidak ada yang menyebutkan hal seperti itu. Berikut uraian yang saya kutipkan secara bebas dari halaman tersebut.

Namun kalau ditinjau apakah ungkapan itu Islami atau tidak, jawabnya Islami. Penyebabnya adalah ungkapan itu didukung oleh sebuah hadits hasan yang mirip dengan kalimat ”Kebersihan Sebagian Dari Iman”. Hadits itu adalah sabda Nabi SAW yang berbunyi,”Ath-thahuuru syatrul iimaan…” (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi) . Namun arti hadits Nabi tersebut adalah,”Bersuci [thaharah] itu setengah daripada iman….” Kata ath-thahuuru dalam hadits itu artinya tiada lain adalah bersuci (ath-thaharah), bukan kebersihan (an-nazhafah), meskipun patut diketahui ath-thaharah secara makna bahasa artinya memang kebersihan [an-nazhaafah]. Tetapi dalam ushul fiqih terdapat kaidah bahwa arti asal suatu kata dalam al-Qur`an dan Al-Hadits adalah arti terminologis (makna syar’i), bukan arti etimologis (makna bahasa). Hadits Nabi SAW di atas hendaknya diartikan “Bersuci itu setengah daripada iman”, dan bukannya ”Kebersihan itu sebagian daripada iman.” Continue Reading »

4 responses so far

Jun 21 2008

Penerapan 3R yang Salah

Published by iqmal under Etik sosial

Bagi orang lingkungan, konsep 3 R yakni Reduce, Reuse dan Recycle sudah umum digunakan dan menjadi kata kunci dalam pengelolaan sampah. Konsep Reduce adalah upaya pengurangan sampah sehingga jumlah sampah yang dibuang seharusnya dapat ditekan seminimal mungkin. Konsep reuse adalah upaya penggunaan kembali barang atau alat yang ada daripada kemudian dibuang menjadi sampah. Konsep Recycle adalah upaya daur ulang dari suatu jenis barang atau bahan yang sudah dianggap sebagai sampai sehingga dapat memiliki manfaat kembali. Pada setiap pelatihan atau penyuluhan konsep ini selalu diberikan dan yang pasti harus diberikan dengan contoh ilustrasi yang terjadi sehari-hari.

Pada kenyataannya tentu tidak semua bisa dilakukan dengan penerapan 3R ini. Ada banyak hal yang membatasi serta menjadi penghalang langkah 3R ini. Untuk kasus reduce, yang sering menjadi hambatan adalah sikap dan motivasi untuk melakukan hal ini yang kurang, kadang juga didorong oleh ketidaktahuan seseorang akan langkah ini. Dalam hal upaya recycle misalnya bisa saja ada halangan teknologi atau perlakuan yang menjadikan hambatan. Pada kasus reuse, sering berlaku masalah etik dan budaya yang tidak memungkinkan hal ini.

Saat sosialisasi selain dilakukan studi kasus, maka dapat disajikan ada ilustrasi yang menarik yang mungkin dapat digunakan sebagai materi intermezzo. Contoh yang diberikan biasanya adalah contoh yang benar, namun dalam pembelajaran, contoh yang salah pun dapat menjadi ilustrasi yang baik. Saya kutipkan kutipan humor dari internet yang dapat menjadi contoh penerapan 3R yang salah. Continue Reading »

One response so far